Kontingen Dewo Amral SH Terate Pacitan Raih 54 Medali dan Juara Umum 2 Piala Panglima TNI 2026
Kontingen Dewo Amral dari Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) Cabang Pacitan kembali menorehkan prestasi membanggakan di tingkat nasional. Dalam ajang Open Tournament Piala Panglima TNI dalam rangka memperingati HUT ke-81 TNI Tahun 2026, sebanyak 50 atlet sukses membawa pulang 54 medali sekaligus mengantarkan kontingen meraih Juara Umum 2 Kategori SMA dan Dewasa.
Kejuaraan yang diikuti para pesilat dari berbagai daerah tersebut digelar di GOR Manahan, Surakarta, pada 11–13 September 2026. Sebelum bertanding, seluruh kontingen Dewo Amral diberangkatkan secara resmi dari Pacitan pada Kamis, 10 September 2026.
Perolehan 54 medali tersebut terdiri dari 18 medali emas, 22 medali perak, dan 14 medali perunggu. Raihan prestasi ini diperoleh dari berbagai kelas pertandingan yang terbagi dalam lima kategori usia, mulai dari Usia Dini 1 hingga kategori Dewasa.
Rincian Perolehan Medali dan Nama Atlet
1. KATEGORI USIA DINI 1 | Total 8 Medali: 3 Emas, 4 Perak, 1 Perunggu
Emas:
Raffaza Zyggy Wirawan – Tanding
Yusuf Adyatma Havi Kautaman – Tanding
Dzakira Anka Nijananda – Solo Kreatif
Perak:
Muhammad Kenzo Alvaro – Tanding
Zehan Maulana Prasetya – Tanding
Joy Al Farizi – Tanding
Aizha Azzahra Laksono – Tanding
Perunggu:
Kinarian Narayani – Tanding
2. KATEGORI USIA DINI 2 | Total 12 Medali: 3 Emas, 6 Perak, 3 Perunggu
Emas:
Dprio Anka Niang – Tanding
Safitri Bintang Syahira – Tanding
Perak:
Atif Aslam Fahrizal – Tanding
Damar Maulana Al Faiq – Tanding
Arzhanka Dzaki Verdian – Tanding
Risang Abimanyu – Tanding
Elang El Noviandani – Tanding
Javas Ananda Wukirjaladri – Tanding
Perunggu:
Dprio Anka Niang – Tanding
Arghanta Zygco Wirawan – Tanding
Safitri Bintang Syahira – Tanding
3. KATEGORI PRAREMAJA | Total 19 Medali: 5 Emas, 7 Perak, 7 Perunggu
Emas:
Neviola Eka Saputri – Tunggal
Zulfa Roudhotul Ma’wa – Tanding
Shakila Mutiara Setia Budi – Tanding
Kheyla Azzahra Saputri – Tanding
Mayzela Anasya Putri – Tanding
Perak:
Zinan Akito Satoshi – Solo Kreatif
Tunjung Harimurti – Tanding
Galih Dwiky Alvaro – Tanding
Bintang Tsaqib Zulfahmi – Tanding
Pangeran Ruby Andalanea – Tanding
Dinda Dinni Auliyana – Tanding
Safitri Bintang Syahira – Tanding
Perunggu:
Muhammad Kenzi Risqi – Tanding
Bintang Tsaqib Zulfahmi – Tanding
Alif Narendra P. – Tanding
Fasha Ibrahim I. – Tanding
Najwa Ihsan Maulida – Tanding
Leilany Myeisha Jacinda Putri – Tanding
Auful Kaila Wazinu Bilqis – Tunggal
4. KATEGORI REMAJA | Total 9 Medali: 4 Emas, 3 Perak, 2 Perunggu
Emas:
Zahra Ramadanisabila – Tanding
Natasya Wulan Lutpitasari – Tanding
Bunga Febriani Putri – Tanding
Vellen Wahyu Saputra – Tanding
Perak:
Aldito Setya Putra – Tanding
Danny Septian Andra Wicaksono – Tanding
Poundra Wira Suryo Utomo – Tanding
Perunggu:
Lutfan Avriliano – Tanding
Satria Abimanyuz – Tanding
5. KATEGORI DEWASA | Total 7 Medali: 4 Emas, 2 Perak, 1 Perunggu
Emas:
Galang Puspo Handoyo – Tanding
Muhammad Abdul Latif – Tanding
Rasta Jaya Fatikasari – Tanding
Isnaini Qurrota A’yunin – Solo Kreatif
Perak:
Galang Puspo Handoyo – Tanding
Galang Puspo Handoyo – Tanding
Perunggu:
Khansa Janeeta Fathi Athaya – Tanding
GRAND TOTAL: 54 MEDALI
18 Emas | 22 Perak | 14 Perunggu
Sekretaris PSHT Cabang Pacitan, Kangmas Dr. Arif Setia Budi, S. Sos., MPA, menyampaikan apresiasi atas kerja keras seluruh atlet dan pelatih.
“Pencak silat prestasi merupakan olahraga yang cukup digandrungi pada saat ini, terutama di usia dini 1, usia dini 2, kemudian di pra-remaja maupun remaja. Untuk mempertahankan eksistensi pencak silat di Indonesia, maka diperlukan pendidikan prestasi mulai sejak dini,” ujarnya.
Lebih lanjut, Kangmas Arif mengapresiasi peran klub Dewo Amral sebagai salah satu upaya pembinaan di Kabupaten Pacitan.
“Syukur alhamdulillah, PSHT Cabang Pacitan juga ada klub yang namanya adalah Dewo Amral. Dewo Amral ini adalah salah satu upaya kita bersama dan digagas bersama khususnya Mas Angga dan Mas Habib yang selalu mendampingi adik-adik kita di Kabupaten Pacitan. Syukur alhamdulillah dalam Piala Panglima TNI tahun 2026 di Surakarta, di Manahan Solo bisa meraih juara umum 2,” ungkapnya.
Ia juga berharap prestasi ini menjadi motivasi untuk terus meningkatkan prestasi dan menjaga nama baik PSHT Pusat Madiun.
“Saat ini kita harus bisa memberikan bukti nyata pada masyarakat bahwa pencak silat ini bisa mengikuti perkembangan zaman, terutama untuk para generasi-generasi saat ini. Karena generasi-generasi saat ini harus dikenalkan dengan budaya bangsa yaitu pencak silat melalui prestasi-prestasi,” pungkasnya.
Keberhasilan ini menjadi bukti nyata bahwa pembinaan berkelanjutan di tingkat klub mampu melahirkan atlet-atlet berprestasi yang siap bersaing di kancah nasional.
